Social Icons

Pages

Jumat, 21 Mei 2010

MENGGALI MARHAENISME AJARAN PEMIMPIN BESAR REVOLUSI INDONESIA BUNGKARNO

Bagi Soekarno ideologi
marhaenisme adalah ideologi
perjuangan bagi
golongan masyarakat yang
dimiskinkan oleh sistem
kolonoalisme,
imperialisme, feodalisme dan
kapitalisme. Untuk dapat
memahami
marhaenisme menurut
Soekarno harus menguasai dua
pengetahuan :
Pertama : Pengetahuan
tentang situasi dan kondisi
Indonesia, dan
Kedua : Pengetahuan tentang
Marxisme.
Soekarno berkali-kali
menegaskan bahwa siapapun
tidak dapat memahami
marhaenisme jikalau tidak
memahami marxisme terlebih
dahulu.
Berdasarkan hal tersebut
maka dapat disimpulkan
dengan alasan yang
kuat pula bahwa marhaenisme
adalah marxisme yang
disesuaikan dengan
kondisi dalam masyarakat
Indonesia sendiri.
Ketika Soekarno mencermati
marxisme, Bung Karno
menemukan bahwa
marxisme terdiri dari 2 hal
yang harus dibedakan ; filsafat
materialisme dan historis
materialisme. Bung Karno
menilai filsafat
materialisme yang atheis tidak
sesuai dengan kehidupan
Indonesia.
Menurut Soekarno historis-
materialis me dapat digunakan
sebagai metode
berpikir untuk menganalisa
kehidupan sosial di Indonesia.
Historis-materialis me
bukanlah merupakan ajaran
atau ideologi tetapi
semata-mata merupakan teori
sosial yang dapat dipergunakan
untuk
menganalisa keadaan sosial.
Dengan menggunakan historis-
materialis me sebagai pisau
analisa, Bung
Karno menemukan bahwa
rakyat Indonesia yang sebagian
besar adalah
petani kecil, hidup menderita
karena ditindas oleh sistem
yang
mengungkungnya, yaitu
kolonialisme/ imperialisme
bangsa asing yang
merupakan anak kapitalisme,
serta feodalisme bangsa
Indonesia sendiri.
Akibat dari penindasan dan
pemerasan dari sistem
tersebut rakyat
Indonesia tidak mampu
mewujudkan tuntutan budi
nuraninya. Berangkat
dari pemikiran itu untuk
melakukan pembelaan
terhadap rakyat yang
tertindas maka Bung Karno
melahirkan ideologi
marhaenisme.
Marhaenisme adalah ideologi
ajaran Bung Karno secara
keseluruhan,
didalam marhaenisme
terkandung alur pemikiran
yang konsisten, suatu
ideologi yang membela rakyat
dari penindasan dan
pemerasan
kapitalisme, kolonialisme/
imperialisme serta feodalisme,
dalam rangka
membangun masyarakat adil-
makmur dan beradab, bebas
dari segala
penindasan dan pemerasan,
baik oleh bangsa atas bangsa
maupun manusia
atas manusia.
Marhaenisme adalah pemikiran
yang murni dicetuskan oleh
Bung Karno dan
berangkat dari kebutuhan
hidup manusia yang paling
substansial dan
bersifat universal, yaitu
Tuntutan Budi Nurani Manusia
(The Social
Consience of Man), yang
menghendaki terwujudnya
kesejahteraan hidup
manusia yang hanya dapat
terpenuhi apabila telah
tercipta harmonisasi
antara kemerdekaan individu
dan keadilan sosial.
Pada kenyataannya tuntutan
tersebut tidak dapat ditemukan
pada saat
itu, dan keprihatinan atas
permasalahan (nasib bangsa
Indonesia)
inilah yang merupakan titik
tolak dari pengkajian Bung
Karno dalam
melahirkan ideologi
marhaenisme. Golongan
masyarakat yang miskin dan
melarat inilah yang disebut
Soekarno marhaen.
Rumusan marhaenisme ini
dijelaskan Bung Karno sebagai
berikut
1. Marhaenisme adalah asas
yang menghendaki susunan
masyarakat
dan negara yang didalam
segala halnya menyelamatkan
kaum marhaen.
2. Marhaenisme adalah cara
perjuangan yang revolusioner
sesuai
dengan watak kaum marhaen
pada umumnya.
3. Marhaenisme sekaligus
sebagai asas dan cara
perjuangan yang
revolusioner menuju kepada
hilangnya kapitalisme,
imperialisme, dan
kolonialisme.
Bung Karno juga menyebut
marhaenisme merupakan sosio
nasionalisme dan
sosio demokrasi. Hal ini
menurut Soekarno dikarenakan
nasionalisme
kaum marhaen adalah
nasionalisme yang berkeadilan
sosial dan
dikarenakan demokrasinya
kaum marhaen adalah
demokrasi yang
berkeadilan sosial.
Pengertian marhaen yang
merupakan asal-usul
dicetuskannya ideologi
marhaenisme menurut
Soekarno adalah golongan
masyarakat miskin yang
terdiri dari tiga unsur :
1. Unsur kaum proletar
Indonesia atau disebut kaum
buruh.
2. Unsur kaum tani melarat
Indonesia.
3. Unsur kaum masyarakat
melarat Indonesia lainnya.
Soekarno juga menjelaskan
golongan mana yang disebut
dengan kaum
marhaenis, yakni kaum yang
mengorganisir berjuta-juta
kaum marhaen dan
yang bersama-sama dengan
tenaga massa marhaen yang
hendak menumbangkan
sistem kapitalisme,
imperialisme serta
kolonialisme, dan kaum yang
bersama-sama dengan
marhaen membanting tulang
untuk membangun negara
dan masyarakat yang kuat,
bahagia-sentosa, serta adil dan
makmur.
Pernyataan ini semakin
ditegaskan oleh Soekarno
dalam pernyataannya :
" Pokoknya, Marhaenis adalah
setiap orang yang menjalankan
marhaenisme
seperti yang saya jelaskan.
Camkan bebar-benar ! setiap
kaum
Marhaenis berjuang untuk
kepentingan kaum marhaen
dan bersama-sama
dengan kaum marhaen ! "
Pandangan Soekarno yang
memperlihatkan kebenciannya
terhadap sistem
kapitalisme, imperialisme dan
kolonialisme yang dianggapnya
sebagai
sumber mala petaka penyebab
kemiskinan masyarakat
indonesia dapat
dilihat dari petikan pidatonya
yang mensyaratkan perlunya
kerjasama
dengan kaum tertindas dalam
merubah sistem yang
eksploitatif :
" Kita semua harus berjuang di
tengah-tengah rakyat
marhaen,
membulatkan seluruh
kekuatan marhaen, dan
bersama-sama dengan kaum
marhaen itu terus berjuang
melawan kapitalisme,
imperialisme,
kolonialisme dan neo-
kolonialisme dimanapun ia
masih bercokol dan
berada. "
Seorang penulis Amerika Louis
Fischer pernah
mengumpamakan
marhaenisme
sebagai Smith-isme untuk
masyarakat Amerika, karena
di Amerika Smith
adalah nama yang paling
banyak dipakai oleh orang-
orang kecil, dan
andaikata Bung karno tidak
berjalan-jalan ke Bandung
Selatan tetapi di
desa-desa sekitar Malang, dan
ia berjumpa dengan pak Kromo
atau pak
Bakat maka ia tentu akan
menamakan : kromo-isme atau
bakat-isme.
Ketika Bung Karno akan
memberi nama terhadap
masyarakat Indonesia yang
tertindas oleh sistem yang
eksploitatif, serta nama
ideologi yang
telah dipikirkannya Bung Karno
bertemu dengan seorang
petani kecil di
desa Cigalereng, Bandung
Selatan bernama Marhaen.
Bagi Bung Karno, Pak Marhaen
adalah simbolisasi dari lapisan
masyarakat yang merupakan
bagian terbesar dari rakyat
Indonesia pada
saat itu. Dia adalah seorang
petani kecil yang memiliki alat
produksi,
bekerja dengan seluruh
waktunya, tetapi tetap
menderita karena hidup
dalam sistem yang
menindasnya.
Marhaenisme yang ditafsirkan
Soekarno sendiri dapat juga
dilihat dari
keputusan Konfrensi Partindo
pada tahun 1933 tentang
marhaen dan
marhaenisme yang populer:
1. Marhaenisme, yaitu sosio
nasionalisme dan sosio
demokrasi.
2. Marhaen, yaitu kaum
proletar Indonesia, kaum tani
Indonesia
yang melarat dan kaum
melarat Indonesia yang lain-
lain.
3. Partindo memakai perkataan
marhaen, dan tidak proletar
oleh
karena perkataan proletar
sudah termaktub didalam
perkataan marhaen,
dan oleh karena perkataan
proletar itu bisa juga diartikan
bahwa kaum
tani dan lain-lain kaum yang
melarat tidak termaktub
didalamnya.
4. Karena Partindo
berkeyakinan, bahwa didalam
perjuangan,
kaum melarat menjadi elemen-
elemennya (bagian-
bagiannya) , maka
Partindo memakai perkataan
marhaen.
5. Didalam perjuangan
marhaen itu maka Partindo
berkeyakinan,
bahwa kaum proletar
mengambil bagian yang besar
sekali.
6. Marhaenisme adalah asas
yang menghendaki susunan
masyarakat
dan susunan negeri yang
didalam segala halnya
menyelamatkan marhaen.
7. Marhaenisme adalah pula
cara perjuangan untuk
mencapai
susunan masyarakat dan
susunan negeri yang demikian
itu, yang oleh
karenanya, harus suatu cara
perjuangan yang revolusioner.
8. Jadi marhaenisme adalah ;
cara perjuangan dan asas yang
menghendaki hilangnya tiap-
tiap kapitalisme dan
imperialisme.
9. Marhaenis adalah tiap-tiap
orang bangsa Indonesia, yang
menjalankan marhaenisme.
Marhaenisme ajaran Bung
Karno sebagai ideologi
perjuangan bagi kaum
marhaen memiliki asas
perjuangan sesuai dengan
watak dan karakter
ideologi marhaenisme.
Perjuangan kaum marhaenis
dalam mewujudkan
masyarakat adil dan makmur
serta beradab memerlukan
suatu strategi dan
cara yang disebut asas
perjuangan.
Sosio nasionalisme bertujuan
memperbaiki keadaan di dalam
masyarakat
sehingga tidak ada kaum yang
tertindas, tidak ada kaum yang
celaka,
dan tidak ada kaum yang papa
sengsara. Sosio nasionalisme
bertujuan
untuk mencari keberesan
politik dan keberesan ekonomi,
keberesan
negeri dan keberesan rezeki.
Sosio demokrasi lahir daripada
sosio nasionalisme bertujuan
mencari
keberesan politik dan ekonomi,
keberesan negeri dan rezeki,
dan tidak
hanya mengabdi kepada
kepentingan sesuatu yang kecil
melainkan kepada
kepentingan masyarakat.
Sosio nasionalisme adalah
nasionalisme yang
berperikemanusiaan,
nasionalisme yang lapang
dada, nasionalisme yang
internasionalisme,
nasionalisme yang bergetar
hatinya untuk membela apabila
melihat masih
ada bangsa yang terjajah. Sosio
nasionalisme bukanlah
nasionalisme
yang berpandangan sempit dan
menumbuhkan chauvinisme
jingoisme,
intoleran atau disebut xeno
phobia. Sosio nasionalisme juga
bukan
nasionalisme yang hanya
berorientasi pada
internasionalisme minded
saja, tanpa memperhatikan
harga diri atau identitas
nasional atau
disebut xeno mania.
Bagi marhaenisme,
internasionalisme harus
dibarengi oleh nasionalisme
atau patriotisme dan disebut
sosio nasionalisme. Sosio
demokrasi
meliputi demokrasi politik dan
demokrasi ekonomi. Demokrasi
politik
hanya akan melahirkan
political power centris yang
menyuburkan lairan
yang berpedoman pada
adagium " The survival of the
fittest ", dalil
sosial Darwinisme.
Demokrasi politik yang seperti
ini berwatak liberalisme dan
menjurus
kepada free fight competition
dan bertentangan dengan
marhaenisme yang
sosialistis. Dengan demikian
demokrasi politik dan
demokrasi ekonomi
sejajar dengan marhaenisme.
Apabila marhaenisme
dikembangkan maka akan
melahirkan :
1. Sosio nasionalisme menjadi
nasionalisme,
perikemanusiaan.
1. Sosio demokrasi menjadi
demokrasi, kedaulatan politik
dan
keadilan sosial.
Bung Karno dalam
menjelaskan marhaenisme
tidak pernah keluar dari
benang merah yang telah
digariskan sejak tahun 1927
tentang
marhaenisme, diantaranya :
1. Marhaen adalah kaum
melarat Indonesia yang terdiri
dari buruh,
tani, pengusaha kecil, pegawai
kecil, tukang, kusir, dan kaum
kecil
lainnya. Soekarno sering
menyebutkan marhaen adalah
rakyat Indonesia
yang dimiskinkan oleh
imperialisme.
2. Marhaen Indonesia ada yang
berdomisili di pantai, di
gunung,
di dataran rendah, di kota, di
desa dan dimana saja.
Marhaen itu ada
yang beragama Islam, Kristen,
Hindu, Budha, dan ada juga
yang menganut
animisme. Marhaen Indonesia
ada yang kyai, pastor, pendeta,
biksu, mpu
atau dukun di kalangan PSII,
Budi Utomo, TNI, KORPRI dan
dimana saja.
3. Kaum marhaen sesuai
dengan kodratnya berupaya
melepaskan
belenggu kemiskinan dan
mengharapkan terjadinya
perbaikan nasib.
4. Marhaenisme adalah
ideologi yang bertujuan
menghilangkan
penindasan, penghisapan,
pemerasan, penganiayaan dan
berupaya mencapai
serta mewujudkan masyarakat
yang adil dan makmur, melalui
kemerdekaan
nasional, melalui demokrasi
politik dan demokrasi ekonomi.
5. Terhapusnya kemiskinan dan
terwujudnya masyarakat adil
dan
makmur hanya bisa dicapai
dengan kemerdekaan nasional,
dimana
kemerdekaan itu hanyalah
jembatan emas. Di seberang
jembatan emas itu
terbuka dua jalan. Satu jalan
menuju masyarakat yang adil
dan makmur,
dan jalan satu lagi menuju
masyarakat celaka dan binasa.
Marhaenisme adalah sublimasi
daripada Manifesto Komunis
dan
Declaration Of Independence.
Dari Manifesto Komunis
diambil yang baik
dan yang bermanfaat bagi
perkembangan umat manusia,
begitu pula dengan
Declaration Of Independence.
Oleh karena itu konsepsi
marhaenisme
memadukan kebebasan
manusia dan solidaritas sosial
yang berdasarkan
pada nilai-nilai manusia dan
kemanusiaan. Konsepsi
marhaenisme adalah
ideologi yang akan
menggantikan ideologi
komunisme dan kapitalisme.
Marhaenisme ajaran Soekarno
bukanlah ` jalan ketiga `
seperti yang
dicetuskan oleh Anthony
Giddens, yang bertujuan untuk
mendamaikan
perbedaan antara 2 ideologi di
Eropah antara kubu demokrasi
sosial
yang dinilai terlalu memberi
kebebasan kepada negara
untuk mengatur
jalannya perekonomian
masyarakat.dan kubu
liberalisme yang dinilai
terlalu liberal dengan politik
ekonomi pasar bebas.
Ideologi ` jalan ketiga `
Giddens sangat berbeda
dengan marhaenisme
dikarenakan ` jalan ketiga `
bukan lahir daripada antitesa
terhadap
kapitalisme melainkan upaya
untuk mendamaikan sistem
ekonomi pasar
bebas dengan ekonomi
demokrasi sosial. Marhaenisme
lahir sebagai
sebuah antitesa atas
penghisapan oleh kapitalisme
dan imperialisme
negara-negara maju terhadap
negara-negara dunia ketiga.
Jalan ketiga dinilai banyak
pihak berhubungan erat
dengan
kebijakan-kebijakan neoliberal,
dianggap dekat dengan
pergerakan-pergerak an sayap
kanan dan dianggap sebagai
upaya untuk
memodernisir wacana
sosialisme-demokras i di era
globalisasi.
Marhaenisme menekankan
pentingnya pendidikan
terhadap massa marhaen
sementara ` jalan ketiga `
Giddens lebih mempersiapkan
kelas pekerja
untuk menghadapi pasar
bebas.Ideologi aIternatif atau
jalan ketiga
(The Third Way ) merupakan
kejenuhan historis terhadap
segala bentuk
ideologi yang menjenterah
diantara keriuhan peradaban
dunia seperti
sosialisme dan kapitalisme.
Jalan keriga juga lahir karena
peleburan
cakrawala antara berbagai
aliran ideologis untuk
melahirkan suatu
peradaban baru yang bernaung
dibawah ideologi kemanusiaan.
Inti dari marhaenisme adalah
untuk mengganti kapitalisme
dengan segala
metamorfosanya dan
marhaenisme adalah ideologi
kiri yang merupakan
antitesa kapitalisme dan bukan
ideologi kanan apalagi ` jalan
ketiga
`. Marhaenisme adalah
ideologi yang berpijak pada
nilai-nilainya
sendiri bukan merupakan hasil
revisi ataupun hasil damai
antara kiri
dan kanan.
Visi Marhaenisme adalah
terwujudnya masyarakat
marhaenistis, yaiu
masyarakat adil, makmur dan
beradab berdasarkan
kesederajadan dan
kebersamaan yang dilandasi
semangat persatuan dan
kesatuan, bebas dari
segala bentuk penindasan dan
keterkungkungan (hegemoni),
suatu
masyarakat adil dan makmur
material dan spiritual.
1.1 Azas
Azas adalah dasar atau "
pegangan " kita yang " walau
sampai lebur
kiamat " , terus menentukan "
sikap " kita, terus menentukan
"
duduknya nyawa kita ". Azas
adalah prinsip-prinsip yang
harus
dilaksanakan untuk dapat
mewujudkan visi yang telah
dicanangkan. Azas
Marhanisme yang merupakan
hasil analisa Bung Karno
dengan menggunakan
historis-materialis me adalah :
Sosio-nasionalisme dan
Sosio-demokrasi.
Sosio-nasionalisme adalah
nasionalisme yang
menghendaki kesejahteraan,
nasionalisme yang
berperikemanusiaan,
nasionalisme yang hidup dalam
taman sarinya
internasionalisme, bukan
nasionalisme yang chauvinistis.
Nasionalisme yang saling
menghargai antara bangsa-
bangsa dalam
kesederajadan dan perdamaian
abadi, sehingga tidak
menghendaki
terjadinya penjajahan suatu
bangsa oleh bangsa lain.
" Nasionalisme kita adalah
nasionalisme yang mencari
selamatnya
perikemanusiaan. ... Sosio
nasionalisme adalah
nasionalisme Marhaen,
dan menolak tiap tindak kaum
borjuisme yang menjadi
sebabnya
kepincangan masyarakat itu.
Jadi sosio-nasionalisme adalah
nasionalisme politik dan
ekonomi,- suatu nasionalisme
yang mencari
keberesan politik dan
keberesan rezeki. "
Sosio-demokrasi adalah
demokrasi yang berkeadilan
sosial, bukan
demokrasi yang sekedar
mengedepankan perbedaan
dan kemerdekaan
individu yang mengabaikan
kebersamaan serta tegaknya
keberdayaan dan
kedaulatan rakyat. Esensi dari
Sosio-demokrasi adalah
tegaknya
kesedrajadan dan
kebersamaan yang merupakan
landasan bagi terwujudnya
keberdayaan dan kedaulatan
rakyat. Tujuan demokrasi
adalah untuk
menciptakan kesejahteraan
bersama tanpa ada penindasan
manusia oleh
manusia.
" Sosio-demokrasi adalah pula
demokrasi yang berdiri dengan
dua-dua
kakinya di dalam masyarakat.
Sosio-demokrasi tidak ingin
mengabdi
kepentingan sesuatu gundukan
kecil sahaja, tetapi
kepentingan
masyarakat,- demokrasi sejati
yang mencari keberesan politik
dan
ekonomi, keberesan negeri dan
rezeki. Sosio-demokrasi adalah
demkrasi
politik dan emokrasi ekonomi.
"
Marhaenisme merupakan
sintesa yang lahir dari antitesa
terhadap sistem
yang menindas dan
menyengsarakan rakyat, maka
Marhaenisme memiliki
sifat anti penindasan, anti
terhadap kapitalisme,
kolonialisme/ imperialisme dan
feodalisme maupun setiap
bentuk
penindasan lainnya. Hasil
penganalisaan kultural Bung
Karno terhadap
bangsa Indonesia membuktikan
bahwa bangsa Indonesia adalah
bangsa yang
ber-Ketuhanan Yang Maha Esa
serta sanggup hidup
berdampingan secara
damai dalam pluralisme
beragama. Apabila dicermati
secara seksma maka
kan dapat kita ketahui bahwa
azas Marhaenisme tercermin
dalam
Pembukaan Undang-Undang
Dasar 1945.
1.2 Azas Perjuangan
Marhaenisme
Azas perjuangan adalah
menentukan hukum-hukum
daripada perjuangan
itu,- menetukan strategi
daripada perjuangan itu. Azas
perjuangan
menentukan karakter
perjuangan itu, sifat-wataknya
perjuangan itu,
garis-garis besar daripada
perjuangan itu,- bagaimana
perjuangan itu.
"Adapun asas perjuangan
daripada ideologi marhaenisme
adalah :
· Radikal-revolusion r
· Non-kooperasi
· Machtsvorming dan
machtsaanwending
· Massa aksi
· Self help
· Self reliance
Radikal-revolusione r adalah
cara perjuangan untuk
melakukan perubahan
secara mendasar dan cepat.
Radikal revolusioner tidak ada
hubungannya
dengan kekerasan, amuk-
amukan, apalagi bunuh-
bunuhan, tetapi cara
perjuangan yang tidak hanya
tambal sulam.
Hal mendasar dari radikal-
revolusione r adalah non-
kooperasi.
Non-kooperasi adalah
perjuangan dengan tidak
melalui jalan kompromi,
bukan perjuangan meminta-
minta, dan non-kooperasi
ditujukan terhadap
sistem yang melakukan
pemerasan dan penindasan,
terhadap sistem yang
menistakan kemerdekaan
individu dan keadilan sosial.
Terhadap sistem
yang mendatangkan
kesengsaraan dan penderitaan
itulah non-kooperasi
diarahkan.
Machtsvorming adalah
perhimpunan kekuatan yang
dilandasi satu kesatuan
semangat dan cita-cita, satu
penyusunan kekuatan
berdasarkan mental
ideologi, dan merupakan
sumber dalam menggunakan
kekuatan
(machtsaanwending) dan
bukan hanya himpunan orang
dalam jumlah yang
banyak, bukan juga himpunan
yang sifatnya lahiriah.
Massa aksi adalah suatu massa
aksi yang didasari pada
kesadaran
bersama atas tujuan
perjuangan, massa aksi
bukanlan gerakan yang harus
dengan jumlah besar, tetapi
setiap tindakan yang dapat
melahirkan
kesadaran rakyat untuk
menimbukan gerakan yang
radikal-revolusione r.
Massa aksi berbeda dengan
massale aksi.
Self help adalah suatu gerakan
yang tidak bergantung kepada
kekuatan
sesuatu pihak melainkan harus
berdasarkan kekuatan sendiri.
Dengan
menggantungkan diri pada
pihak lain maka dapat
membuka peluang
terhadap pihak lawan untuk
mengkooptasi (membelokan
gerakan dengan
niat buruk) gerakan. Dengan
dasar self help, suatu gerakan
akan
memiliki self reliance
(kepercayaan diri).
Asas perjuangan dari
marhaenisme tersebut
mengandung 3 misi utama bagi
kaum marhaenis Indonesia,
yakni :
1. Membangun kesadaran
rakyat atas penderitaan serta
sebab-sebab
yang mengakibatkan
penderitaannya.
2. Membangun kekuatan kaum
marhaen dan marhaenis agar
dapat
menjadi subjek sosial-politik
yang menentukan tata
kehidupan berbangsa
dan bernegara.
3. Menggalang kekuatan
progressif-revolusi oner, yaitu
semua
kekuatan yang mendukung
tercapainya revolusi Indonesia
sesuai dengan
tahapan-tahapannya.
Kekuatan progressif-revolusi
oner adalah kekuatan yang
berpikiran maju
ke arah tujuan revolusi
Indonesia, yaitu terwujudnya
masyarakat adil
dan beradab, masyarakat
tanpa penindasan dan
pemerasan oleh manusia
atas manusia maupun bangsa
atas bangsa. Tujuan revolusi ini
hanya kan
dapat dicapai melalui tiga
tahapan revolusi, yang oleh
Bung Karno
disebut " Tiga Kerangka
Revolusi ", yaitu :[28]
1. Kemerdekaan penuh/
Nasional- demokratis.
2. Sosialisme Indonesia.
3. Dunia baru yang adil dan
beradab.
Untuk mencapai kemerdekaan
yang hakiki tersebut, maka
Indonesia harus
menyelenggarakan
pembangunan :
1. State Building
(mempertanyakan Negara
Kesatuan Republik
Indonesia )
2. Nation and character
Building (pembangunan
karakter bangsa)
3. Social and economic
developing building
(pembangunan social
ekonomi

Minggu, 25 April 2010

Cara Mudah Upload Foto dan Video ke Facebook dari HP

Dari judulnya saja pasti sudah pada tahu, tapi tak apalah tokh masih ada juga yang masih bingung dan kesulitan cara kirim foto atau video ke situs jejaring sosial yang paling heboh tidak hanya di negara seberang, di negara yang berselimutkan khatulistiwa, yang terdiri ribuan pulau namun tetap satu kesatuan dalam wadah NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), yakni Facebook. Untuk unggah foto atau video dari ponsel dengan cara mudah, coba trik berikut. Mau upload satu persatu maupun sekaligus no problem, selama jaringan operator yang Anda gunakan lagi okeh. Nantinya, mau buat foto dinding asal jangan di dinding mesjid atawa kantor kelurahan aja ya..atau mau bikin album juga nggak masalah tuh..kan nanti bisa dilihat orang banyak tuh..cuek aja, kalau disebut narsis juga. Lha wong, dari presiden sampe ketua RT juga fotonya pada nangkring kok.. Baiklah kita langsung aja ke TeKaPe, mumpung hari Minggu pada libur dan masih pada punya pulsa kan di hape masing-masing..? Kalau hape sayamah garatisanlah.. Nah, coba dari browser masing-masing masuk ke http://fb.brainwares.com nah, kebuka kan.? Masukkan username dan password Anda, jika berhasil klik aja link Terhubung untuk masuk ke Mobile Media Uploader (awas, jangan ke kamar tetangga ya..!). Selanjutnya klik pada Ijinkan Penerbitan. Eh, disini Anda juga bisa tuh ngapdet status pada kolom yang disediakan, lalu klik tombol Update Staus. Untuk ngaplod foto, video, buat dan lihat album klik di tombol Media. Awas jangan tombol yang lain apalagi tombol power..! Kalau sudah ada kolom Choose File klik Pilih untuk mulai mencari foto yang dikehendaki. Jika ada peringatan merokok itu haram eh, peringatan dari aplikasi apakah boleh membuka data Hape Anda, pilih saja YA. Da moal matak ditewak KPK ieuh.. Mau menambah keterangan pada foto, tulis aja olangan di kolom Caption. Klik Upload untuk mulai mengunggah. Mau ngaplod lebih dari 1 bisa kok, tapi terbatas hanya 5 foto tuh. Pilih saja Multi Uploader. Ada kok di halaman Media-Upload Photo. Nah, atur deh untuk ini dan itunya sesuai keinginan Anda. Mudah kan..? Untuk video sama saja caranya semua dengan aplod foto. Hanya untuk video belum bisa multiple uploader euy..

Minggu, 18 April 2010

Balai Batu Tonggong Kuya


Tilu puluh tujuh taun ka tukang mimiti pisan nincak ka tempat ieu. Ninggalken hiji kota gede, nu ngarana Jakarta. Hijrah ka lembur asal kalahiran pun biang, nya eta kampung Kaum Kidul. Hiji tempat nu aya di puser Cicurug. Teu kawas ayena, harita di lembur ieu kabayangken keneh rasa lemburna. Hawa tiis nyecep mun ti miti sore nepika isukna wanci moyan. Rubah kaberangna tangari tara ieuh pisan haredang bayengyang. Mun hujan tara ieuh ledog cilencang ku warna hideng lekot bari hinyay kacampuran sarupaning kokotor nu kapalidken ti jalan gede wetanen imah. Mun hujan turun tiberang, raatna ka wanci ashar. Ka ambeu bauna taneh baseh jeung balai batu nu nyusun rapih nonggong kuya. Sengitna hejo dangdaunan kahiliwirkeun ku angin sore. Kenca katuhu jalan balai tina batu ngalirken cai hujan nu turun. Lancar palid ka kulonken, mapai ka lebah mudun tara ieuh ka halang ku gundukanna runtah ataw palidna bari mamawa runtah sarupaning palastik keresek, botol, gelas palastik wadah cai nginum, kaleng-kaleng, komo deui urut ban luar wahon mah. Mun lempang ka wetanken, sababaraha imah ti kenca katuhu lebah harepenna dipageran ku tangkalan kibeling atawa mamangkokan. Hejo ngagedod warna dangdaunna matak seger katingalina. Aya oge sababaraha nu katambahan ngarambatna emih-emihan warna koneng, tapi teu matak nyareukseukeun tetempoan panon. Gigir masjid gede, imah panggung warna bilik ku kapur bodas. Dua jandela warna berem ku cet meni teu make kaca, sabelah muka kaciri jaruji kayuna ngahalang kaluarna ngelebetna hordeng hejo kolot, nu sabelahna geus ngarekep nutup kaciri aya koroposna ku rinyuh.. Pentasen ka kidul imah panggung nyangharep kaler sarua warna bodas kapur. Make tetecle tilu undakan make ubin koneng selang-seling jeung berem kolot. Tengah-tengah lawang asup teu dipantoan, ngan saukur make kre awi jang nutupken mun tipeting. Ari keur kesel di imah, sok ngadon sasarean na tepas imah sabari ngadengeken cacaritaan aki kuring basa keur bareto ngorana sabari diuk na korsi hoe. Ari si nini mah diuk emok na dipan lebah kulon. Keur nutuan daun sereh na wadah kuningan. Euweuh radio, euweuh tivi. Komo laptop atawa Handphone, matak teu bisa online. Kuringmah gogoleran di handap na tepas tina palupuh awi nu geus lecir, teu make tilam samak komo deui kasur busa. Karasa hiliwir angin ti handap matak mawa tibra sare mun tangari keur bayengyang. Ari keur genah-genah sare, mun hese dihudangken sok dirojokan ku iteukna aki lebah tonggong, atawa di baledog ku gambir sesa nyepah si nini. "Hudang siah, jang..geura ka cai..sholat kadituh..hees wae siah..!", ceuk si aki jeung si nini. Ngorejat bari reuwas, satengah lumpat bragbrigbrug na luhur tepas tengah imah ka dapurkeun. Mukakeun panto kamar cai, sipenteu tina pancuran bak mandi. Ari beres ti cai lainna sholat. Mukakeun panto dapur nu kaluarkeun. Lumpat ka imah kolot sorangan, nuluykeun sare deui...

Senin, 08 Februari 2010

Internet Hemat dengan Opera Mini 5 beta 2 di PC

Mungkin sudah banyak cara bagaimana caranya untuk ber-inter-ria dengan cara murah (hemat) tapi tetap tidak mengurangi keasyikan kita dalam ber-surfing ke dunia maya. Mau nge-blog (seperti yg kami lakukan ini) atau ber-facebook-an atau juga mau download lagu-lagu, gambar-gambar dan sebagainya. Browsing di hape silahkan, mau lewat PC/Laptop ya mangga waelah... Bagi yang merasa bosan lewat hape karena mengetiknya kurang cepat bisa loh pakai keyboard PC/Laptop..(ya tentunya punya PC/Laptop sendiri boleh, pinjem ama tema/tetangga silahkan itupun kalau dikasih sama yang punya loh..). Nah sekarang kita coba deh (bagi pemula/yang belum pernah/penasaran/tukang oprek macam kami tidak salah kok kalau mau mencobanya daripada tidak pernah sama sekali, pasti miskin pengalaman). Hape sekarang kan ssudah pada lumayan lengkap kan...?? Masa hari gini hapenya gak bisa untuk ber-internet ria..?? Pastilah ada Opera Mini yang terinstal di hape masing-masing, dari yang versi 3xx sampai yang versi 5 beta 2. Nah, bagaimana kalau kita pindahkan tuh opera mini ke PC/Laptop kita..?? Lha ngapain repot-repot..?? kan sudah ada Internet Explorer/Mozilla/Booglechrome bahkan Opera 10 nya sendiri. Eeeeiiittt...tunggu dulu, tadi kan sudah kami sebutkan, apa salahnya kalau mencoba dulu...Okelah kalo begitu.. Caranya lihat saja seperti berikut ini : 1. Download dulu Java runtime Environment (JRE) kalau belum ada. coba ke sini http://java-sun.com/ pilih mau yang versi berapa terserah Anda. Versi terbaru sih saat kami coba Versi 2.0.4. Install kalau sudahdapat. Lha iya dong masa disimpen aja... 2.

Selasa, 01 September 2009

Lain Ngalantur Da Ieumah Ubar Tambah Katunduh..

Bilih para facebook'ers atanapi para netter sajagat maya, aya pitarosen na manah sewang2; eta naha cep Ogie ngalabelan kalimah Kids? Kapan etamah bahasa dengen! Hampura ka para sepuh..sim kuring lain hayang pedah gengsi, nepi poho kana jati diri. (Suruduuutt kana cikopi heula..). Keun pribados nu tanggung waler. Tah ngenaan kalimah eta, lain teu boga harti. Pamaksudan ti kami; kulantaran padumukan aya ti pakidulan ti wengkon Cicurug ti lingkung RT di kalurahan Cicurug, hayang boga hiji ciri atanapi jargon nu gampil ka inget anu teu lepas ti padumukan, nya atuh dipake tina akronim atawa pamotongan kecap kidul = kid. Kulantaran jamak da lain soranganan teu weleh ditambahan 's' anu bisa dipasken ka Sukabumi, kapan kami teh jelas bagian ti wengkon Sukabumi. Anu jelas2 oge asup mikacinta dimana cicingna. Rupina mung sakitu heula catur baur lain ngalantur mumpung acan saur..wasalam.

Senin, 18 Mei 2009

Ngoceh di Facebook



Dedi Ogie I want to ride my bicycle...I want to ride my bicycle...ceuk kang Freddy Mercury. Lumayan sih hemat, cape oge, tapi palaurkan di jalanna motor pasuliwer, toronton minuhan jalan, bus silih barius duh can angkot.. Ari geus kudu sapedahan di mana atuh urang Tom..??