
Jarek 1960
- Revolusi adalah peledakan kemauan kolektif suatu bangsa
- Tanpa teori revolusioner tak mungkin ada gerakan revolusioner
- Revolusi dapat dicetuskan oleh beberapa orang kepala panas, ia
hanya dapat diselesaikan oleh orang-orang revolusioner yang sejati
- Bukan rakyat sebagai alat demokrasi, melainkan demokrasi sebagai
alat rakyat
- Progrsif berarti mengabdi kepentingan rakyat; konservatif-
kompromistis-reaksioner mengabdi kepada segolongan kecil saja, atau
menjadi kaki tangan kepentingan asing.
Resopim 1961
- Politiek is machtsvorming en machtsaanwending
- Demokrasi terpimpin, demokrasi saja dapat menjurus ke liberalisme,
terpimpin saja adalah diktatur fasis. Revolusi menuju sosialisme, di
bawah satu pimpinan nasional.
- Demokrasi terpimpin bukan adu suara dalam pemungutan, bukan “one
man one vote”, bukan mayoritas lawan minoritas, bukan oposisi lawan
yang berkuasa, bukan penguasa mealawan oposisi, bukan medan
pertempuran antar opponent
*)Taken 1962
- A revolution is not a very polite thing, ada garis pemisah antara
kawan dan lawan.
*) Taken berarti Tugas-Tugas
Gesuri 1963
- Apabila kita tidak segera kembali ke jalan revolusi, maka kelak
sejarah akan mencatat: di sana, di antara benua Asia dan Benua
Australia, di antara Samudera Pasifik dan Samudera Indonesia, ada
bangsa yang mula-mula mencoba untuk hidup sebagai bangsa, tetapi
akhirnya menjadi kuli di antara bangsa-bangsa, kembali menjadi “een
natie van koelies, en een koelie onder de naties”
- Tiada revolusi apabila tidak menjalankan konfrontasi terus
menerus, dan tiada revolusi apabila tidak berupa satu disiplin yang
hidup di bawah satu pimpinan.
- Bukan “machines decide everything” melainkan “cadres decide
everything”
- Hari depan kita adalah sosialisme, tidak ada toleransi terhadap
keinginan, konsepsi, dan tindakan yang serba menuju kapitalisme,
tetapi juga tidak bisa langsung melompat ke sosialisme tanpa melalui
perjuangan nasional demokrasi dengan melenyapkan lebih dulu sisa-sisa
imperialisme dan feodalisme.
Beranda



